Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan

Efek minum air sambil berdiri

Bila kita minum sambil duduk, air yang kita minum akan disaring oleh sphincter. Sphincter adalah suatu struktur maskuler ( berotot ) yang bisa membuka ( sehingga air kemih dapat lewat ) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada pos-pos penyaringan yang berada di ginjal.

Nah jika kita minum berdiri, air yang kita minum tanpa disaring lagi langsung menuju kantung kemih sehingga terjadi pengendapan disaluran ureter. Limbah-limbah ( pengendapan ) yang menyisa diureter inilah yang bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal yang merupakan salah satu penyakit ginjal yang berbahaya. Salah satu gejalanya adalah susah buang air kecil.

Cara mengatasinya :
1. Biasakan minum sambil duduk
2. Perbanyak minum air putih

Silahkan dicoba.

Tambahan :
Dari Anas dan Qatadah, Rasulullah saw bersabda:

Sesungguhnya beliau melarang seseorang minum sambil berdiri, Qotadah
berkata:”Bagaimana dengan makan?” beliau menjawab: “Itu lebih buruk lagi”. (HR.
Muslim dan Turmidzi)

bersabda Nabi dari Abu Hurairah,“Jangan kalian minum sambil berdiri ! Apabila
kalian lupa, maka hendaknya ia muntahkan !” (HR. Muslim)

Manfaat melakukan jalan kaki

Jalan kaki adalah salah satu latihan aerobik paling sederhana dan teraman yang dapat kita lakukan. Jalan kaki akan membantu memperkuat tulang, mengontrol berat badan, dan kondisi jantung dan paru-paru.

Melakukan jalan kaki secara rutin dan konsisten adalah salah satu faktor terpenting dalam membentuk program aktivitas fisik yang sehat. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang berjalan kira-kira 20-25 mil per minggu lebih panjang umur beberapa tahun dibanding mereka yang tidak.

Berikut beberapa fakta tentang jalan kaki:

  1. Rata-rata, jalan kaki setiap menit dapat memperpanjang hidup 1,5 sampai 2 menit.
  2. Jalan kaki selama 20 menit setiap hari akan membakar 7 pound lemak per tahun.
  3. Jalan kaki lebih lama setiap hari selama 40 menit adalah cara terbaik untuk menurunkan berat badan.
  4. Jalan kaki cepat dari 20 sampai 25 menit adalah kondisi terbaik bagi jantung dan paru-paru.
  5. Jalan kaki juga memberikan manfaat sebagai berikut:
    • Memperbaiki efektivitas jantung dan paru-paru
    • Membakar lemak dalam tubuh
    • Meningkatkan metabolisme sehingga tubuh membakar kalori lebih cepat, bahkan sekalipun tengah istirahat
    • Membantu mengontrol selera
    • Meningkatkan energi
    • Membantu menyembuhkan stress
    • Memperlambat penuaan
    • Menurunkan tingkat kolesterol dalam darah
    • Menurunkan tingkat darah tinggi
    • Membantu mengontrol dan mencegah diabetes
    • Menurunkan beberapa resiko kanker seperti kanker prostat dan payu dara
    • Membantu rehabilitasi dari serangan jantung dan stroke
    • Memperkuat otot kaki, paha dan tulang, dll

Jalan kaki jauh lebih disenangi dibanding lari atau jogging karena jalan kaki mengurangi stress pada bagian tubuh termasuk paha, lutut dan ankle. Ingat untuk selalu melakukan pemanasan terlebih dahulu dan pelemesan setelah jalan kaki.

Pakailah sepatu yang cocok dengan sedikit longgar di bagian depan untuk mengantisipasi pelebaran kaki saat jalan kaki dilakukan sehingga terhindar dari rasa sakit.

Kenali Penyebab Kaki Gajah



Ukurannya boleh jadi supermini, tetapi begitu cacing filarial bersarang di tubuh manusia, berbagai perubahan mengerikan bakal terjadi. Kegiatan cacing mini dalam tubuh itu mampu membuat kaki, tangan, payudara, bahkan, buah zakar penderitanya berubah menjadi berukuran "raksasa". Ini sering disebut dengan penyakit kaki gajah.

Melihat betapa mengerikannya penyakit itu, masih banyak orang di pedesaan meyakini, penyakit itu adalah penyakit keturunan, bahkan dianggap sebagai gangguan setan atau roh halus. Walau sangat jarang menyebabkan kematian, penyakit itu membuat penderita cacat dan tak produktif.

Penyakit kaki gajah alias filariasis belakangan kembali menjadi perhatian pascapengobatan massal filariasis di Kabupaten Bandung yang memakan korban jiwa. Sejumlah warga meninggal bertepatan dengan masa pengobatan di kabupaten tersebut. Bagi sebagian orang, filariasis dipandang sebagai penyakit yang aneh.

Cacing penyebab filariasis berwujud mirip benang. Filarial dari genus wuchereria dan brugia. Di Indonesia cacing yang dikenal menjadi penyebab adalah wuchereria bancrofti, brugia malayi, dan brugia timori.

Cacing dewasa berbentuk silindris, halus seperti benang putih serta berukuran panjang 55-100 mm dan tebal 0,16 mm. Cacing jantan lebih kecil, 55 mm x 0,09 mm. Larva mikrofilaria sekali keluar jumlahnya bisa puluhan ribu larva bersarung berukuran 200-600 mikron x 8 mikron.

Ahli parasitologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof Saleha Sungkar menjelaskan, mikrofilaria masuk ke dalam tubuh manusia lewat nyamuk. Lebih dari 20 spesies nyamuk menjadi vektor filariasis. Nyamuk Culex quinquefasciatus sebagai vektor untuk wuchereria bancrofti di daerah perkotaan. Di pedesaan vektor umumnya Anopheles, Culez, Aedes, dan Mansonia. Spesies nyamuk vektor bisa berbeda dari daerah satu dengan daerah lain.

Cacing yang diisap nyamuk tidak begitu saja dipindahkan, tetapi sebelumnya tumbuh di dalam tubuh nyamuk. Makhluk mini itu berkembang dalam otot nyamuk. Sekitar tiga minggu, pada stadium tiga, larva mulai bergerak aktif dan berpindah ke alat tusuk nyamuk. Nyamuk pembawa mikrofilaria itu lalu gentayangan menggigit manusia dan "memindahkan" larva infektif tersebut.

Bersama aliran darah, larva keluar dari pembuluh kapiler dan masuk ke pembuluh limfe. Uniknya, cacing terdeteksi dalam darah tepi pada malam hari, selebihnya bersembunyi di organ dalam tubuh. Pemeriksaan darah ada-tidaknya cacing biasa dilakukan malam hari. Selain manusia, untuk brugia malayi, sumber penularan penyakit juga bisa binatang liar, seperti kera dan kucing (hospes reservoir).

Setelah dewasa, cacing menyumbat pembuluh limfe dan menghalangi cairan limfe sehingga terjadi pembengkakan. Selain di kaki, pembengkakan bisa terjadi di tangan, payudara, atau buah zakar. "Di tubuh manusia cacing itu menumpang makan dan hidup," ujar Saleha.

Ketika menyumbat pembuluh limfe di selangkangan, misalnya, cairan limfe dari bawah tubuh tidak bisa mengalir sehingga kaki membesar. Dapat terjadi penyumbatan di ketiak, mengakibatkan pembesaran tangan.

Diagnosis dini orang yang mengandung mikrofilaria baru dapat ditegakkan jika ditemukan gejala dan tanda akut filariasis. Gejalanya, antara lain, demam berulang dan pembengkakan kelenjar getah bening. Dapat terjadi ketiak tampak kemerahan, panas, dan sakit, selain juga pembesaran organ tubuh.

Gejala klinik kronis berupa pembesaran menetap pada tungkai, lengan, payudara, atau buah zakar. Namun, umumnya, diagnosis baru ditegakkan setelah penyakit berkembang 5-6 bulan setelah dapat ditemukan mikrofilaria dalam darah tepi. Ada kalanya, tidak muncul gejala klinis, baik akut maupun kronis, sehingga orang itu tidak merasakan terserang filariasis.

Pakar filariasis lainnya, dr Agnes Kurniawan Phd dari Fakultas Kedokteran UI, mengatakan, jika tak diobati, pembesaran terus terjadi sehingga membentuk jaringan ikat dan kulit menebal. Akibatnya, timbul cacat menetap.

Diagnosis filariasis sedini mungkin membantu penyembuhan penderita. Deteksi dilakukan dengan mengenali gejala akut dan kronis yang dipastikan lewat pemeriksaan darah pada jari penderita pada malam hari.

Dr Agnes mengatakan, penanganan kasus berat filariasis dapat melalui operasi. Limfe yang tersumbat alirannya dialihkan ke pembuluh vena sehingga penderita sembuh. Namun, jika kulit sudah telanjur menebal, cacat akan menetap. "Operasi yang dilakukan berupa operasi estetika dan sulit bisa kembali seperti semula," ujar dr Agnes.

Prof Soleha mengatakan, penderita dengan pembesaran menetap justru tubuhnya sudah tidak mengandung cacing lagi sehingga tidak menularkan. Cacing filarial dalam tubuh orang itu sudah mati.

Penanggulangan filariasis dapat dilakukan dengan tiga cara, yaitu pengurangan reservoir penular, penanggulangan vektor (nyamuk), dan pengurangan kontak vektor dan manusia.

Khusus pengobatan massal, prosedur sesuai rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Pengobatan massal sejak lama menggunakan diethylcarbamazine citrate (DEC) yang sudah dipraktikkan di 50 negara mencakup 496 juta orang.

Di Indonesia sebanyak 11.699 kasus kronis filariasis ditemukan di 378 kabupaten/kota. Berdasarkan pemetaan didapatkan, prevalensi mikrofilaria di Indonesia sebesar 19 persen, yang berarti 40 juta orang yang tubuhnya membawa mikrofilaria.

Indonesia pun berusaha memberantas penyakit tersebut dengan belakangan mengguyur DEC, albendazole, dan paracetamol ke jutaan warga, berharap si cacing mini tak lolos dari kepungan pembasmian

Bahaya Mengkonsumsi Daging secara Berlebihan



Dibandingkan pria, kaum wanita terhitung sedikit mengonsumsi daging. Sebagian besar kaum wanita juga cenderung memahami efek negatif yang terjadi bila mengonsumsi daging secara berlebih.

Ironisnya, sebagian besar pria yang cenderung mengonsumsi daging berlebih tidak tahu efek negatifnya. Demikian kesimpulan yang riset yang dilakukan World Cancer Research Fund (WRCF) baru-baru ini.

Berdasarkan survei yang dilakukan WRCF, dari 1000 sukarelawan yang terdiri dari pria dan wanita ini disebutkan hanya 36% pria yang mengerti dampak negatif dari mengkonsumsi daging. Sementara untuk perempuan sedikit lebih baik dengan prosentase 41% perempuan yang mengerti efek negatif dari mengkonsumsi daging.

Di Inggris, total 50 gram daging dihabiskan kaum pria dalam sehari. Sedangkan, kaum perempuannya jauh lebih baik dengan hanya menghabiskan daging rata-rata 24 gram dalam sehari.

Catatan angka tersebut dinilai para kalangan medis di Inggris sangat mengkhawatirkan. Pasalnya, berdasarkan prediksi WCRF peningkatan jumlah kasus kanker terkait konsumsi daging berlebih terjadi bila rata-rata masyarakat mengkonsumsi daging lebih dari 50 gram sehari. Hal itu secara otomatis meningkatkan angka perbandingan yang semula 5 : 100 menjadi 6:100.

Kalangan medis di Inggris juga meramalkan jumlah kasus kanker usus bisa ditekan bila rata-rata masyarakat mengkonsumsi daging kurang dari 70 gram dalam sehari.

Perlu diketahui, WRCF dalam risetnya juga menyebutkan, konsumsi daging berlebih merupakan awal jalan menuju kanker. Makanan seperti Bacon, Ham, Salami dan lainnya merupakan pemicu resiko kanker. Bahkan, ERCF mencatat, mengkonsumsi bacon memperbesar resiko terkena kanker sebesar 20%.

Manager Program, WRCFm Rachel Thompson, seperti yang dilansir dari Telegraph, Selasa (1/12), menyatakan bukti terkait peningkatan angka kasus kanker usus sebagai akibat mengkonsumsi daging berlebih sangat kuat. Sebabnya, pihak WRCF merekomendasikan masyarakat untuk mengurangi konsumsi daging dalam sehari.

"Meski memiliki bukti kuat, perhatian yang terhitung minim dan terutama dari kalangan pria harus mendapatkan perhatian lebih. Pria lebih banyak mengkonsumsi daging ketimbang perempuan, mereka akan bisa membuat perubahan besar bila mengurangi konsumsi daging," tegasnya

Dia menambahkan, adalah penting bagi pihaknya untuk merekomdasikan minimalisasi konsumsi daging. Memang tidak perlus secara ekstrim untuk menghentikan konsumsi daging, tapi mengurangi jauh lebih penting.

"Jika anda tidak berharap untuk menyerah, anda bisa lakukan perubahan untuk mencegah risiko kanker usus dengan cara mengurangi. Sebagai contoh, boleh mengkonsumsi bacon setiap hari tapi setengah porsi saja, setengahnya lagi berikan pada pasangan,"pungkasnya.

Hati-hati Dengan Kandungan Kalori Popcorn



Apakah Anda penggemar film yang senantiasa ditemani dengan seporsi popcorn dan minuman bersoda? Jika ya, sebaiknya Anda mulai mengurangi konsumsi kedua hidangan favorit itu. Berdasarkan riset yang dilakukan lembaga nirlaba di AS menyebutkan mengkonsumsi popcorn berukuran medium sama saja dengan menghabiskan 3/4 burger.

Lembaga itu juga mencatat Popcorn berukuran combo mengandung 1.160 kalori dan menyimpan lemak seberat 60 gram dalam tiga hari. Untuk ukuran kecil mengandung 670 kalori atau sama saja menghabiskan satu pizza ukuran personal.

"Terlalu sulit bagi warga AS untuk menjaga berat badan sekalipun berusaha keras mengurangsi porsi sarapan, makan siang dan malam," tukas Jayne Hurley, Nutrisionis asal Center for Science in the Public Interest (Semacam Puskesmas di AS) seperti yang dikutip dari Healthday, baru-baru ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah AS dikejutkan dengan persoalan obesitas yang kian mengkhawatirkan. Kalangan medis ataupun lembaga kesehatan di AS menuntut pemerintahan Obama untuk mengatur regulasi khusus terkait masalah restoran yang menyajikan makanan ala junk food. Mereka berpendapat, hanya dengan regulasi yang ketat masalah obesitas di AS dapat ditekan.
 
Masdeka Internet Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template